Lebih Baik Pusing Karena Kerjaan dibandingkan Pusing Karena Nyari Kerjaan
Ini adalah pendapat pribadi, sangat dibolehkan untuk menyanggah bila ada yang tidak setuju dengan tulisan saya. Tidak ada istilah zaman sekarang atau zaman dahulu mencari pekerjaan itu mudah. Zaman apapun saya pikir namanya mencari pekerjaan itu 'SILIT' ehhh 'SULIT' deng. Mau lulusan apapun saya pikir punya kesulitannya masing-masing. Saat ini ada pernyataan jika Sempat beberapa waktu saya menemukan konten-konten di Tik-tok, Reels Instagram dan Youtube bahwa lebih baik resign dibanding mental health terganggu karena lingkungan kerja yang toxic. Dari awal saya lulus, kemudian ikut internsip kemenkes 1 tahun dan setelahnya mulai melamar pekerjaan ke perusahaan saya merasa pesimis bahkan karena melihat Kualifikasi minimal yang harus dimiliki pelamar. Akhirnya sambil jaga-jaga klinik saya mencoba menyisihkan penghasilan untuk menabung, agar bisa mengikuti Training ACLS dan ATLS. Namun setiap kali uang tersebut terkumpul cukup untuk Training, pikiran malah memikirkan untu...